  ![Konferensi Universitas Euro-Mediterania Menerbitkan "Risalah Fez" Mengenai Peradaban Manusia dan Kecerdasan Buatan (AI)](/sites/default/files/img_3783.jpeg) Pada Penutupan Kegiatannya, di Bawah Naungan Raja Mohammed VI:

Konferensi Universitas Euro-Mediterania Menerbitkan "Risalah Fez" Mengenai Peradaban Manusia dan Kecerdasan Buatan (AI)

"Risalah Fez":

•⁠ Kecerdasan Buatan (AI) merupakan peluang besar untuk mendorong kemajuan manusia, dengan syarat tetap menghormati nilai-nilai universal.

•⁠ Tantangan terkait bias algoritma menuntut pembentukan kerangka regulasi internasional.

• Kecerdasan buatan (AI) menjadi penggerak strategis dalam hubungan internasional.

•⁠ Risiko keamanan siber, disinformasi media, dan ujaran kebencian memerlukan mekanisme pemantauan, peringatan dini, dan respons yang efektif.

• Pentingnya mengarahkan kecerdasan buatan (AI) untuk melayani perdamaian, pembangunan berkelanjutan, serta memperkuat kedekatan antarbudaya.

Fez:

Konferensi Internasional bertajuk: "Masa Depan Peradaban Manusia di Era Kecerdasan Buatan", yang diselenggarakan oleh Universitas Euro-Mediterania di kota "Fez", Kerajaan Maroko, di bawah naungan Yang Mulia Raja Mohammed VI, pada penutupan kegiatannya menerbitkan "Risalah Fez tentang Peradaban Manusia dan Kecerdasan Buatan". Acara ini dihadiri oleh Yang Mulia Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia, Ketua Organisasi Ulama Muslim, Syekh Dr. Mohammed Al-Issa sebagai "Pembicara Utama" dalam pembukaan konferensi, serta tokoh-tokoh dunia, Perwakilan Tinggi PBB untuk Aliansi Peradaban, serta para akademisi dan cendekiawan dari 75 negara, dengan kehadiran lebih dari 2.000 peserta.

Dalam pernyataan penutup, para peserta menegaskan bahwa AI merupakan peluang besar untuk mendorong kemajuan manusia, asalkan dikembangkan dalam kerangka yang menghormati nilai-nilai universal, martabat manusia, dan prinsip keadilan.

Mereka menekankan bahwa tata kelola AI harus didasarkan pada prinsip transparansi, tanggung jawab, akuntabilitas, dan keterjelasan, guna menjamin peningkatan kepercayaan terhadap sistem cerdas.

Lebih lanjut, para peserta menyoroti bahwa tantangan terkait bias algoritma dan kualitas data menuntut pembentukan regulasi internasional yang memadai dan adaptif, serta bahwa aplikasi AI di bidang kesehatan dan lainnya membuka cakrawala yang menjanjikan, dengan tetap memperhatikan perlindungan data dan kredibilitas ilmiah.

Mereka menegaskan bahwa peningkatan kepercayaan terhadap sistem AI memerlukan pengembangan mekanisme evaluasi, audit, dan pengawasan yang lebih kuat, disertai integrasi dimensi kemanusiaan secara lebih baik.

Mereka menekankan bahwa AI adalah penggerak strategis dalam hubungan internasional. Hal ini menuntut penguatan kerja sama multilateral untuk menghindari ketimpangan dan fragmentasi teknologi yang hanya menguntungkan pihak tertentu di atas pihak lainnya.

Mereka juga menegaskan bahwa risiko terkait keamanan siber, disinformasi media, dan ujaran kebencian memerlukan pengembangan mekanisme pemantauan, peringatan dini, dan respons yang efektif, seraya mendorong pengembangan model AI yang menghormati keragaman budaya dan bahasa demi memperkuat kedaulatan digital serta akses yang adil terhadap teknologi.

Mereka menyoroti bahwa investasi pada pemuda, modal manusia, dan infrastruktur merupakan pilar fundamental dalam membangun masa depan digital yang bertanggung jawab dan inklusif.

Konferensi diakhiri dengan penegasan pentingnya mengarahkan teknologi AI untuk melayani perdamaian, pembangunan berkelanjutan, serta memperkuat kedekatan antar-budaya dan peradaban.

Konferensi ini menyelenggarakan empat sesi pleno; sesi pertama membahas tema "Pertanyaan tentang Transparansi, Tanggung Jawab, dan Kepercayaan: Fondasi Tata Kelola Global di Era Kecerdasan Buatan", dan sesi kedua membahas tema "Penerapan dan Etika Kecerdasan Buatan dalam Bidang Kesehatan", sedangkan sesi ketiga membahas "Kecerdasan Buatan sebagai Peluang untuk Menghidupkan Kembali Nilai-Nilai Kemanusiaan Bersama", dan sesi keempat mendiskusikan "Skenario Masa Depan Peradaban di Era Kecerdasan Buatan".

Selain itu, diselenggarakan lima sesi paralel yang mendiskusikan tema: "Hidup Berdampingan di Era Kecerdasan Buatan", "Tata Kelola Kecerdasan Buatan dan Dampaknya terhadap Pembangunan", "Etika Kecerdasan Buatan: Dari Prinsip Menuju Praktik Peradaban", "Kecerdasan Buatan dan Revolusi Teknologi: Keamanan Siber, Kesehatan, dan Kota Cerdas di Era Pasca-Modern", serta "Kecerdasan Buatan dan Sistem Otonom: Robotika dan Infrastruktur Cerdas untuk Kota Masa Depan".

Ditambah dengan berbagai kuliah umum dan pertemuan yang secara keseluruhan menjadi momentum internasional bagi dialog dan pemikiran strategis mengenai transformasi mendalam akibat perkembangan Kecerdasan Buatan (AI).



![Konferensi Universitas Euro-Mediterania Menerbitkan &quot;Risalah Fez&quot; Mengenai Peradaban Manusia dan Kecerdasan Buatan (AI)](data:image/svg+xml;charset=utf-8,%3Csvg%20xmlns%3D'http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg'%20viewBox%3D'0%200%201%201'%2F%3E) 

 



![Konferensi Universitas Euro-Mediterania Menerbitkan &quot;Risalah Fez&quot; Mengenai Peradaban Manusia dan Kecerdasan Buatan (AI)](data:image/svg+xml;charset=utf-8,%3Csvg%20xmlns%3D'http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg'%20viewBox%3D'0%200%201%201'%2F%3E) 

 



![Konferensi Universitas Euro-Mediterania Menerbitkan &quot;Risalah Fez&quot; Mengenai Peradaban Manusia dan Kecerdasan Buatan (AI)](data:image/svg+xml;charset=utf-8,%3Csvg%20xmlns%3D'http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg'%20viewBox%3D'0%200%201%201'%2F%3E) 

 



![Konferensi Universitas Euro-Mediterania Menerbitkan &quot;Risalah Fez&quot; Mengenai Peradaban Manusia dan Kecerdasan Buatan (AI)](data:image/svg+xml;charset=utf-8,%3Csvg%20xmlns%3D'http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg'%20viewBox%3D'0%200%201%201'%2F%3E) 

 



![Konferensi Universitas Euro-Mediterania Menerbitkan &quot;Risalah Fez&quot; Mengenai Peradaban Manusia dan Kecerdasan Buatan (AI)](data:image/svg+xml;charset=utf-8,%3Csvg%20xmlns%3D'http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg'%20viewBox%3D'0%200%201%201'%2F%3E) 

 





  SebelumnyaSelanjutnya  

 Senin, Mei 4, 2026 - 22:24 - 

 <a class="a2a_button_facebook"></a><a class="a2a_button_x"></a><a class="a2a_button_whatsapp"></a><a class="a2a_button_google_gmail"></a><a class="a2a_button_pinterest"></a><a class="a2a_button_copy_link"></a><a class="a2a_button_linkedin"></a>[](https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fwww.themwl.org%2Fid%2Fnode%2F41463&title=Konferensi%20Universitas%20Euro-Mediterania%20Menerbitkan%20%22Risalah%20Fez%22%20Mengenai%20Peradaban%20Manusia%20dan%20Kecerdasan%20Buatan%20%28AI%29)